Langkah Memulai Investasi Saham

Banyak orang ingin memulai investasi saham, tapi bingung mulai dari mana, apa syaratnya, takut rugi, dan masih banyak ketakutan lainnya. Langkah apa saja sih sebenarnya harus dilakukan? dan harus kemana untuk memulai investasi saham? serta saham apa sajakah yang cocok untuk investasi pemula. Dalam artikel ini saya akan membahas langkah memulai investasi saham.

Sebelum melangkah lebih jauh alangkah baiknya mengetahui apa itu saham?

Pengertian Saham

Saham adalah salah satu sarana investasi yang memiliki return yang cukup besar dibandingkan instrumen investasi lainnya. Misalnya, jika IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), sejak tahun 2002 hingga saat ini telah meningkat sebesar 1.344,55% sekitar 14 tahun.

Jika di negara maju, investasi saham sudah menjadi kewajiban setiap orang baik sebagai trader ataupun investor. Di Indonesia hanya sekitar 600 ribu orang saja, jika di bandingkan dengan jumah penduduk Indonesia sekitar 250 juta tentu jumlah ini amatlah sedikit.

Sebetulnya banyak faktor yang mempengaruhi orang belum memilih saham sebagai investasi pilihannya. Akan tetapi ketidak mengertianlah yang menjadi faktor utama orang enggan untuk memulai investasi saham.

Selanjutnya, ada berapa sih stakeholder atau pelaku dalam instrumen saham. Ada 3 pelaku dalam investasi saham, yakni:

  1. Investor, merupakan orang yang berinvestasi untuk jangka waktu yang cukup lama. Biasanya investor memiliki kriteria khusus dalam memilih saham, nilai dan performa suatu perusahaan lah yang menjadi tolak ukur seorang investor memilih saham.
  2. Trader, merupakan orang yang melakukan jual beli serta mengambil keuntungan dari selisih harga jual dan beli saham. Kebanyakan pelaku jenis ini berinvestasi dalam waktu yang cukup pendek tidak seperti investor.
  3. Spekulan, merupakan orang yang berani bertaruh dengan saham pilihannya dan jangka waktunya amat sangat pendek.

Langkah Awal Memulai Investasi Saham

#1 Kenali Keuntungan Investasi Saham

Terdapat 2 jenis keuntungan yang bisa Anda dapatkan dalam investasi saham, yakni Capital Gain dan Cash Flow. Capital Gain sendiri diperoleh dari selisih harga jual beli saham. Contohnya Anda membeli 10 lot saham di harga Rp 1000/Lot, kemudian Anda menjualnya di harga Rp 1500/Lot seluruh saham Anda, berarti keuntungan Anda adalah Rp 500/lot atau sekitar 50% dari harga beli.

#2 Belajar Mengenai Investasi Saham

Anda sangat diharamkan untuk terjun langsung tanpa pengetahuan sebelumnya, karena akan sangat merugikan jika Anda memaksanya. Dengan Anda membeli saham artinya Anda memiliki sebagian kecil dari perusahaan tersebut. Anda dapat memilih berbagai saham dari ratusan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Bursa Efek Indonesia berfungsi sebagai pasar saham. Fungsi BEI adalah sebagai pihak yang mempertemukan Investor dan Perusahaan. Semua perusahaan publik dijual ke publik melalui penawaran umum perdana atau IPO (Initial Public Offering).

#3 Menyiapkan Dana Untuk Berinvestasi

Investasi saham apakah harus besar?Butuh Modal yang banyak? jawabannya adalah tidak, banyak harga saham yang bernilai Rp 50/Lot. Banyak Perusahaan Investasi atau Broker yang hanya butuh dana Rp 100.000 untuk membuka akun.

#4 Memilih Broker dan Membuka Rekening Efek

Tentunya jika ingin berinvestasi perlulah membuka rekening efek terlebih dahulu, seperti menabung di Bank konvensional.

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *